![]() |
. |
“Kegiatan ini sangat luar biasa sekali, karena bisa membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, dengan pesantren ramadhan menunjukan pentingnya pendidikan agama bagi anak-anak generasi penerus bangsa”, ujar Yota Balad.
Menurutnya, pesantren ramadhan ini tidak hanya berfungsi sebagai media untuk belajar agama tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai nilai religius yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjaga silaturahmi sesama pelajar.
Yota Balad meminta agar kegiatan seperti ini jangan hanya sebagai tampilan saja akan tetapi pesantren ramadhan yang dijalankan pada bulan ramadhan ini, hendaknya bisa berlanjut setiap tahunnya, karena selain dapat membentengi akhlak dan moralnya, juga tidak terpengaruh pada budaya global yang negatif.
“Kami bersyukur dan berterimakasih kepada Disdikpora Kota Pariaman yang sudah mengaplikasikan visi misi kami Balad Mulyadi, menjadikan Kota Pariaman sebagai kota risalah,” jelasnya.
Yota Balad menambahkan, semoga hal ini bisa terwujud seterusnya tanpa terputus dan bisa melahirkan para hafizd alquran dan para pendakwah, sehingga Kota Pariaman menjadi lebih baik dan lebih maju dengan kebersamaan yang telah dilaksanakan.
Dalam acara yang ditutup, Jumat 21/03/2025 itu
tampak hadir Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kabag, Kaban, Kakan, Camat, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, dan Majelis Guru SD dan SMP se Kota Pariaman, serta pelajar SD dan SMP peserta Tabliqh Akbar, dan Ustadz Muhammad Arif Tuanku Bandaro Sati sebagai penceramah.(Kominfo/Tachi/Desi)