![]() |
. |
Hilda Murni menjelaskan bahwa mereka telah melakukan uji sampel terhadap beberapa makanan dan minuman yang dicurigai berdasarkan penampilan fisiknya.
Pemeriksaan ini, kata Hilda Murni, dilakukan dengan menggunakan mobil laboratorium, dan hasilnya menunjukkan tidak ada zat berbahaya yang ditemukan dalam makanan yang diuji.
Artinya, takjil di Kota Pariaman aman dan layak konsumsi. Namun, kami tetap menghimbau para pedagang untuk selalu memperhatikan masa berlaku bahan makanan, dan minuman yang dijual agar tetap aman untuk dikonsumsi masyarakat,” ujar Hilda.
Sementara itu, Walikota Yota Balad mengingatkan para pedagang untuk menjaga kebersihan tempat jualan, kebersihan makanan, serta menggunakan bahan-bahan alami agar makanan dan minuman yang dijual tetap sehat dan higienis.
Yota Balad juga mengucapkan terima kasih kepada pedagang yang tetap menjaga kualitas dan kebersihan makanan serta minuman yang mereka jual di pasar pabukoan.
“Ini adalah kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk memastikan keamanan makanan takjil di bulan Ramadhan, serta untuk meningkatkan pengawasan produk pangan di lokasi pasar-pasar di Kota Pariaman yang khusus berjualan takjil,” jelas Yota.
Terakhir, Walikota Yota Balad berharap agar umat Muslim di Kota Pariaman dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan dalam kondisi yang sehat serta mendapat ridho dari Allah SWT sampai akhir Ramadhan.(*)