. |
Padang, fajarsumbar.com - Pelatihan Inovasi Pembelajaran berbasis Model Kolaboratif dan Partisipati, merupakan salah satu rangkaian kegiatan 'Peningktatan HOTS Literacy melalui Optimalisasi Pencapaian IKU dalam MBKM' dari Program 3 'Inovasi Pembelajaran berbasis Model Kolaboratif dan Partisipatif.
Hal tersebut, diungkapkan Wakil Rektor 1 UNP, Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt, dalam sambutanya pada pembukaan kegiatan Pelatihan Inovasi Pembelajaran berbasis Model Kolaboratif dan Partisipatif: Model Pembelajaran Proyek Belajar Karakter di Hotel UNP Air Tawar Padang, Rabu, (20/10/2021).
Menurut Refnaldi, program ini juga bekerja sama antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemenristek RI) dengan Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Negeri Makasar," ujar WR 1 dalam sambutan yang diberikan mewakili Rektor Universitas Negeri Padang.
Koordinator Program 3, Dr. Tressyalina, S.Pd., M.Pd menjelaskan, peserta kegiatan ini terdiri dari dosen, guru, dan mahasiswa. Peserta dosen, diikuti oleh 9 orang dosen UNP dan disertai 18 peserta mahasiswa UNP tahun angkatan 2019 dengan rincian dari: Prodi Pendidikan Agama, Pendidikan PPKn, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Geografi, Pendidikan IPA, Pendidikan Matematika. Selanjutnya, peserta dari guru, diikuti oleh 18 orang guru Sumatera Barat yang mengajar di kelas VII untuk mata pelajaran Agama, PPKn, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPS, IPA, dan Matematika, dengan sebaran dari: (1) SMP Negeri 1 Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, (2) SMP Negeri 3 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dan (3) SMP Negeri 2 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.
Ia melanjutkan, luaran dari kegiatan Pelatihan tersebut, yakni: (1) terlatihnya para peserta, baik dosen, guru, dan mahasiswa dalam mengaplikasikan model pembelajaran Proyek Belajar Karakter; (2) tersedianya perangkat pembelajaran berdasarkan model pembelajaran Proyek Belajar Karakter oleh dosen dan guru; serta (3) tersedianya video pembelajaraan saat mengaplikasikan model tersebut di kelas."
Sementara itu, PIC Program LPTK UNP, Dr. Muhammad Adri, M.T. menyampaikan, rangkaian terakhir dari Program 3 ini mendatangkan narasumber dari Universitas Pendidikan Indonesia, yakni Prof. Dr. Dasim Budimansyah beserta timnya yang terdiri atas Nisrina Nurul Insani, M.Pd. dan Restu Adi Nugraha, S.Pd.
Beliaulah sebagai pencetus dan pengembang model pembelajaran Proyek Belajar Karakter ini, yang menjadi salah satu model pembelajaran karakter yang populer dan diseminasikan ke berbagai daerah di Indonesia. Seperti di lingkungan dunia pendidikan di Propinsi Jawa Barat, Yogyakarta, Makassar, Malang, Medan, dan Rabu, 20 Oktober 2021 di Sumatera Barat bersama sekolah mitra yang telah ditunjuk. (RDz/Rel/Hms)